Weifang Jiangchang Kimia bekerja sama dengan Pusat Manajemen Jalan Raya Ningxia–Xi’an untuk menjalin kerja sama strategis dalam penyediaan 1.200 ton garam industri sebagai bahan pencair salju.

  • Waktu:2026-08-22

Baru-baru ini, Perusahaan Kimia Jiangchang Weifang kembali meraih prestasi di bidang pemeliharaan transportasi, berhasil menjalin kerja sama strategis dengan Pusat Manajemen Jalan Tol Xi’an Ningxia, serta menandatangani perjanjian pembelian resmi untuk proyek penyediaan bahan pencair salju pada musim dingin dan awal musim semi tahun ini. Kerja sama ini menandai pendalaman lebih lanjut ekspansi Perusahaan Kimia Jiangchang Weifang di pasar Tiongkok Barat Laut, dengan produk bahan pencair salju berkualitas tinggi dan garam industri yang kembali memperoleh pengakuan serta kepercayaan tinggi dari lembaga pengelola simpul transportasi tingkat nasional.

Sebagai perusahaan unggulan di Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Pantai Weifang—basis industri kimia kelautan nasional—Perusahaan Kimia Jiangchang Weifang tampil menonjol dalam tender kali ini berkat kualitas produk yang andal dan pengalaman industri yang luas. Sesuai isi perjanjian, Perusahaan Kimia Jiangchang Weifang akan memasok bahan pencair salju dan garam industri untuk ruas-ruas jalan tol utama yang berada di bawah yurisdiksi Pusat Manajemen Jalan Tol Xi’an Ningxia, dengan total volume pembelian mencapai 1.200 ton, meliputi 800 ton bahan pencair salju ramah lingkungan dan 400 ton garam industri berkualitas tinggi. Pasokan ini akan digunakan terutama untuk mengatasi masalah permukaan jalan yang membeku dan tertutup salju akibat cuaca ekstrem di musim dingin, guna memastikan kelancaran dan keselamatan lalu lintas di jalan tol wilayah tersebut selama musim bersalju.

Pusat Manajemen Jalan Tol Xi’an Ningxia berada di bawah naungan sektor transportasi, bertanggung jawab atas operasional, pemeliharaan, dan pengelolaan jalan tol tingkat nasional maupun provinsi di wilayah tersebut. Wilayah ini terletak di Tiongkok Barat Laut, dengan suhu rendah dan curah hujan salju yang sering terjadi pada musim dingin; kondisi permukaan jalan yang membeku merupakan ancaman utama yang mengganggu keselamatan berkendara dan efisiensi logistik.

Metode pembersihan salju tradisional tidak hanya kurang efisien, tetapi garam industri biasa juga memiliki tingkat korosi yang tinggi terhadap jalan dan jembatan, serta dapat merusak vegetasi di sekitarnya. Menjawab tantangan ini, bahan pencair salju ramah lingkungan yang ditawarkan oleh Perusahaan Kimia Jiangchang Weifang memainkan peran kunci. Produk tersebut dirancang dengan proses otomatis yang dikembangkan sendiri serta teknologi paten metode granulasi tetesan dalam drum, sehingga memiliki karakteristik cepat mencairkan salju, titik beku yang sangat rendah, dan minim risiko pembekuan ulang. Lebih penting lagi, produk ini mampu secara signifikan mengurangi korosi pada infrastruktur jalan tol, sekaligus ramah lingkungan, sehingga secara sempurna menyelesaikan dilema pelanggan antara menjaga keamanan lalu lintas dan menerapkan praktik pemeliharaan yang ramah lingkungan.

Perusahaan Kimia Jiangchang Weifang memanfaatkan sumber daya alam garam industri yang melimpah di Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Pantai Weifang, membentuk rantai industri terpadu mulai dari penelitian dan pengembangan, produksi, hingga penjualan. Perusahaan tidak hanya menyediakan bahan pencair salju berbasis garam klorida konvensional, tetapi juga berada di garis depan dalam pengembangan teknologi bahan pencair salju ramah lingkungan.

Kerja sama dengan Pusat Manajemen Jalan Tol Xi’an Ningxia kali ini sekali lagi membuktikan daya saing kuat Perusahaan Kimia Jiangchang di pasar pengadaan bahan pencair salju. Sebelumnya, perusahaan telah berpartisipasi dalam puluhan proyek tender dan bahkan memenangkan proyek pengadaan terpusat bahan pencair salju tahun 2021 dari Grup Jalan Tol Hebei (dengan nilai kontrak 1,6385 juta yuan), serta beberapa proyek sistem transportasi berskala besar lainnya. Produk-produknya telah dipasarkan ke lebih dari 30 provinsi dan kota di seluruh negeri.